Mengalami
Belajar dimulai dari kegiatan yang nyata, dekat dengan alam, kehidupan, budaya, dan konteks siswa.
SADe menempatkan alam, budaya, pengalaman, dan nilai sebagai ruang tumbuh untuk mempersiapkan generasi tangguh berakhlak mulia.
Sekolah Alam Depok lahir dari gagasan bahwa pendidikan seharusnya mendekatkan peserta didik pada tujuan hidup, tanggung jawab, dan alam yang kelak akan dipimpinnya. Pengalaman menjadi pintu masuk belajar: siswa mengalami, menggali, menemukan, lalu merumuskan pemahaman bersama fasilitator.
Baca profil SADe selengkapnya ↗
Belajar dimulai dari kegiatan yang nyata, dekat dengan alam, kehidupan, budaya, dan konteks siswa.
Siswa bertanya, mengamati, mencari informasi, menemukan data, dan mengembangkan rasa ingin tahu.
Bersama fasilitator, pengalaman diolah menjadi pemahaman, konsep, keterampilan berpikir, dan keputusan.
Pengetahuan dipakai untuk memecahkan masalah, berkontribusi, memimpin, dan merawat kehidupan.
SADe menjadi mitra orang tua untuk mengawal munculnya kemampuan terbaik dari setiap siswa melalui akhlak, nalar, dan kepemimpinan.
Nilai, integritas, kepedulian, kesadaran spiritual, dan tanggung jawab menjadi fondasi setiap proses belajar.
AKHLAKRasa ingin tahu, kemampuan menggali informasi, berpikir kritis, menganalisis, dan memecahkan masalah terus dilatih.
NALARKeberanian, kemandirian, kerjasama, tanggung jawab, dan kontribusi nyata tumbuh melalui pengalaman.
PEMIMPINSetiap fase dirancang dengan kebutuhan dan cara belajar yang berbeda, dari kemandirian dasar sampai identitas dan kontribusi sosial.

Motorik, bina diri, rutinitas, sosialisasi, dan kesiapan belajar dibangun melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan anak.
Pelajari jenjang ↗
Siswa bertanya, beraktivitas, menemukan, mengumpulkan data, menganalisis, dan membuat kesimpulan dari pengalaman nyata.
Pelajari jenjang ↗
Pembelajaran remaja menguatkan kemandirian, konsep diri, pemikiran logis-abstrak, pemahaman agama, dan kontribusi terhadap alam semesta.
Pelajari jenjang ↗
Mempresentasikan proses, karya, tantangan, dan pemahaman kepada publik.

Membangun budaya membaca dan pembelajar sepanjang hayat.

Mengenal keragaman Indonesia melalui karya dan penampilan.

Refleksi ekologis tentang sampah, pangan, hewan, dan tumbuhan.

Lifeskill, Islamika, outbound, wawasan lingkungan, dan kerja tim.

Memahami konservasi melalui pengalaman langsung di kawasan alam.

Kemandirian, keberanian, kepemimpinan, navigasi, trekking, dan mentoring.

Perjalanan penutup SD yang direncanakan dan dijalankan bersama siswa.
SADe menumbuhkan pembelajar sepanjang hayat yang berpengetahuan, mampu berpikir, berkomunikasi, terbuka, berani mengambil risiko, berprinsip, peduli, seimbang, dan reflektif.
Lihat profil siswa lengkap ↗
Fisik sekolah tidak diposisikan sekadar bangunan. Little Pond, Green Lab, Interactive Display, playground, saung, plaza, farm, dan ruang lain menjadi media pengayaan.



Belajar dekat dengan alam, berakar pada nilai dan budaya, untuk masa depan yang lebih baik.

Ruang literasi yang mendorong siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Jelajahi pengalaman ↗
Siswa mempresentasikan proses, temuan, karya, dan tantangan belajar.
Jelajahi pengalaman ↗
Belajar menjaga lingkungan melalui pengalaman, refleksi, dan tindakan nyata.
Jelajahi pengalaman ↗Kenali lingkungan, program, pengalaman, dan proses PPDB bersama tim Sekolah Alam Depok.